All for Joomla All for Webmasters
Bisnis

Kemenkominfo Akan Segera Selesaikan Sistem Pemantau Taksi Online

baguskali.com

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk segera menuntaskan penyediaan dashboard guna memantau operasional taksi online. Hal tersebut sesuai mandat dari Peraturan Menteri Perhubungan (PM) 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek yang mengatur tentang angkutan sewa khusus.

Direktur Angkutan dan Multimoda Kemenhub, Cucu Mulyana menjelaskan dalam keterangan pers yang diterima, Selasa (13/2), Kemenhub sudah diundang rapat oleh Kemenkominfo, kemudian Kemenkominfo berjanji dalam waktu dekat akan segera diselesaikan. “Mudah-mudahan bisa selesai minggu ini ya,” ujar Cucu.

“Kami meminta Kominfo bisa menyelesaikan penyediaan dashboard sesuai Tupoksi-nya agar kita bisa mengimplementasikan PM 108/2017 secara efisien dan efektif,” imbuh Cucu.

Dia menegaskan, kehadiran dashboard menjadi hal yang penting dan krusial bagi implementasi PM 108/2017. Salah satunya agar Kemenhub bisa tahu berapa jumlah sebenarnya armada dari mitra aplikator.

“Ini penting agar Dinas Perhubungan di daerah bisa melakukan monitoring dan sebagai bahan pengambilan kebijakan di daerah. Belum lagi untuk memantau konsistensi penerapan tarif batas atas atau bawah,” jelas Cucu.

Lebih lanjut Cucu mengatakan, isu pengaturan taksi online membutuhkan kerja sama dari semua kementerian agar ada kepastian hukum bagi semua pemangku kepentingan. Sebab menjadi sebuah keniscayaan juga bagi Kemenkominfo untuk membuat aturan bagi para aplikator karena saat ini banyak hal menimbulkan permasalahan operasional akibat ketiadaan regulasi yang mengatur aplikator.

“Kalau dari sisi transportasi kami sudah bereskan dengan PM 108/2017. Kita tunggu dari sisi teknologinya agar semua pemain di bisnis ridehailing mendapat kesetaraan dalam berbisnis,” pungkas Cucu.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemenkominfo, Noor Iza menjelaskan bahwa perangkat dashboard yang telah disepakati bersama antara Kemenhub dan Kemenkominfo sudah beres. “Sudah beres dan disepakati bersama. Tanggal 1 Februari dashboard sudah ada, Tanggal 2-nya kita demokan ke Kemenhub,” terang Noor Iza ketika dihubungi JawaPos.com, Selasa (13/2) malam.

“Dashboarnya sudah beres ko, namun untuk dapat benar-benar digunakan masih dalam proses kustomisasi lebih lanjut untuk dapat dilaksanakan di level dinas. Sesuai hasil pertemuan tersebut disepakti untuk dibuat pertemuan lagi dengan melibatkan beberapa dinas untuk kustomisasi dashboard. Pertemuan tersebut akan difasilitasi oleh Kementerian Perhubungan.” sambung Noor Iza.

Kemudian, lanjut Noor Iza, kemarin Senin (12/2) dilaksanakan pertemuan. Kemenkominfo mendemokan dashboard lagi di Kementerian Perhubungan yang dihadiri Dirjen Aplikasi Informatika, Dirjen Perhubungan Darat dan beberapa dinas perhuhungan provinsi dan 3 aplikator/penyedia platform.

“Hasil pertemuan berupa kustomisasi kemudian disepakati disiapkan dua hari saja. Oleh karena itu, Rabu besok (hari ini, red) akses dan otorisasi diberikan ke Kementerian Perhubungan dan juga dinas-dinas perhubungan provinsi,” pungkas Noor Iza.

Diketahui untuk dashboard, aksesnya menuju domain Kemenkominfo. Setelah masuk ke dashboard maka akan terpapar masing masing platform ada Uber, Gojek, Grab dan lain lain. Dinas-dinas terkait juga akan bisa melihat dashboard sesuai wilayahnya masing masing.

Terkait Pengaturan, Kemenkominfo menerapkan pengaturan yaitu dengan light touch regulation untuk mengakomodasi konsep bisnis baru dalam ekonomi digital.

Sumber: jawapos.com

Komentar Anda

Most Popular

To Top