All for Joomla All for Webmasters
Nasional

Strategi Pemerintah RI Untuk Ambil 51% Saham Freeport

baguskali.com

Jakarta, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui empat perusahaan tambangnya akan saling berjibaku dengan Pemerintah Provinsi Papua untuk mengambil alih 51 persen saham PT Freeport Indonesia (PTFI) yang akan didivestasi.

Empat perusahaan tambang ini terdiri dari PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), yang akan menjadi induknya dan diisi oleh PT Bukit Asam (Persero), PT Timah (Persero) dan PT Aneka Tambang (Persero).

Mereka akan bersatu dalam skema Special Purpose Vehicle (SPV). Selain itu, Rini juga menyebut BPJS Ketenagakerjaan ikut berpartisipasi.

Menneg BUMN Rini Soemarno

Menneg BUMN Rini Soemarno

SPV sendiri merupakan suatu skema pembiayaan proyek, dimana biasanya terdapat sekelompok investor yang kemudian bertindak sebagai penanam saham (shareholder) dari sebuah perusahaan yang baru dibentuk, yang kemudian dikenal sebagai entitas bertujuan khusus (special purpose entity atau special purpose vehicle, disingkat SPV). Perusahaan SPV ini kemudian diharapkan mendesain, membangun, serta mengelola suatu proyek infrastruktur.

“Secara garis besar akan dibentuk SPV yang melibatkan sejumlah BUMN tambang dengan Pemprov Papua dan Kemungkinan BPJS Ketenagakerjaan tapi mayoritas (saham) akan dimiliki BUMN,” kata Menteri BUMN Rini Soemarno di Plaza Mandiri, Jakarta, Kamis (5/10) malam.

Rini menambahkan, pihaknya mendapat tugas dalam penghitungan biaya untuk divestasi ini. Hanya saja, saat ini prosesnya masih terus berjalan.

“Dalam proses divestasi ini, Kementerian BUMN diberikan tanggung jawab melakukan kalkulasi dan komunikasi bersama Kementerian Keuangan dengan Freeport. Masih on progress divestasi ya maupun metode valuationnya. Masih negosiasi,” pungkasnya.

Sumber: jawapos.com

Komentar Anda

Most Popular

To Top