All for Joomla All for Webmasters
Teknologi

Para Peneliti Temukan Cara Deteksi Narkoba Lewat Sidik Jari

baguskali.com

London, Sebuah tes sidik jari baru dapat mendeteksi kokain dalam tubuh seseorang dalam hitungan detik. Menurut sebuah studi baru, pengujian sidik jari kemungkinan akan mengurangi risiko kesalahan hasil tes laboratorium yang bercampur.

Dilansir dari Dailymail, Senin (25/9/2017), metode pengujian baru ini juga dapat mendeteksi zat lainnya seperti heroin, metadon, dan opioid resep. Peneliti dari University of Surrey, mengatakan penyaringan obat sidik jari dapat menjadi standar baru untuk jangka waktu 5 tahun.

Penelitian yang dipublikasikan di Clinical Chemistry, menemukan bahwa kokain dapat dideteksi dengan mengembangkan cetakan menggunakan bahan kimia yang tidak mempengaruhi sinyal obat atau jejak molekuler pada sidik jari.

“Saat Anda berkeringat, Anda benar-benar mengeluarkan kokain dan metabolitnya melalui sidik jari Anda,” ungkap salah satu peneliti utama, Dr Melanie Bailey.

Peneliti dari University of Surrey meneliti 16 pengguna kokain yang dikenal di fasilitas rehabilitasi narkoba dengan menggunakan metode tersebut. Mereka juga mengambil sampel air liur dari pasien yang sama untuk membandingkan 2 jenis tes tersebut.

Subjek diinstruksikan untuk mencuci tangan dengan metode yang berbeda untuk memastikan bahwa tanda-tanda kokain tidak dapat dicuci sebelum sidik jari mereka diambil. Metode pengambilan sidik jari menggunakan selembar kertas yang dicetak khusus dan dipotong menjadi segitiga dan berpola khusus.

Sampel sidik jari ditempatkan di depan selebar kertas yang sangat sensitif yang disebut spectrometer massa. Bahan kimia yang membentuk sidik jari dan masuk ke dalam spectrometer akan mengukur massa molekul yang terdapat pada keringat.

Kokain dan senyawa obat-obatan serupa memiliki massa molekul yang unik. Jika mesin spectrometer tersebut menemukan atau mendeteksi massa, maka dipastikan sampel tersebut mengandung kokain.

Spectrometer massa sudah menjadi standar pengujian obat-obatan, namun para ilmuwan sebelumnya tidak mengetahui cara mengumpulkan sampel dari sidik jari tanpa mengganggu sinyal obat. Dan tidak semua spectrometer massa memiliki sensitivitas beresolusi tinggi seperti yang digunakan oleh Dr Bailey beserta timnya.

Sumber: okezone.com

Komentar Anda

Most Popular

To Top