All for Joomla All for Webmasters
Teknologi

Microsoft PHK Karyawan

baguskali.com

New York, Microsoft akan mengurangi atau melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga ribuan karyawan di seluruh dunia karena sedang berupaya untuk memperkuat kehadirannya di sektor cloud computing.

Seperti dikutip dari BBC, Jumat (7/7/2017), perusahaan raksasa teknologi tersebut ingin memperkuat divisi cloud computing, namun menghadapi persaingan ketat dari pesaingnya seperti Amazon dan Google.

Pemotongan tersebut diperkirakan akan memukul tim penjualan paling sulit karena Microsoft lebih menekankan pada penjualan layanan cloud. Pengurangan karyawan ini diperkirakan mayoritas di luar AS. Perusahaan tidak akan memberikan detail tambahan.

Microsoft mempekerjakan sekitar 121.000 orang di seluruh dunia, termasuk sekitar 3.000 di Inggris. Microsoft Inggris memiliki tim cloud yang berbasis di Reading, serta tiga pusat data di seluruh negeri. Dalam beberapa tahun terakhir, firma tersebut telah menetapkan reorganisasi besar bertepatan dengan akhir tahun keuangannya pada Juni. PHK sebelumnya menargetkan unit perangkat keras perusahaan.

Cloud Computing melibatkan perusahaan yang menyimpan file dan program di pusat data yang besar sehingga bisa diakses di manapun, tidak hanya di komputer individual. Microsoft ingin menargetkan operasi penjualannya dengan lebih baik dalam upaya menarik bisnis yang ingin mengalihkan penyimpanan dan bagian lain bisnis mereka secara online ke cloud.

Microsoft mengatakan telah memberi tahu beberapa karyawan bahwa posisi mereka akan dihilangkan. “Microsoft menerapkan perubahan untuk melayani lebih baik pelanggan dan mitra kami,” kata pihak Microsoft dalam sebuah pernyataan.

“Seperti semua perusahaan, kami mengevaluasi bisnis kami secara reguler, hal ini dapat mengakibatkan peningkatan investasi di beberapa tempat dan dari waktu ke waktu,” imbuhnya.

Chief Executive Microsoft Satya Nadella telah memusatkan perhatiannya pada unit cloud perusahaan, yang telah menjadi sumber kekuatan bagi Microsoft.

Perusahaan tersebut mengatakan bahwa produk “intellegent cloud” menghasilkan pendapatan sebesar USD1,7 miliar selama sembilan bulan sampai akhir Maret, yang didorong oleh penggandaan pendapatan dari platform cloud computing Azure.

Sumber : sindonews.com

Komentar Anda

Most Popular

To Top