All for Joomla All for Webmasters
Nasional

Kasus Dugaan Makar, Polisi Batasi Jatah Makan Ulama Pemimpin Aksi 313

baguskali.com

Jakarta, Lima tersangka dugaan makar Aksi 313 hingga kini masih ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Mereka adalah Muhammad Al Khaththath, Zainudin Arsyad, Irwansayah, Dikho Nugraha, dan Andry. Belum lama ini, berhembus kabar jika keduanya hanya diberi jatah makan dua kali sehari.

Lantas bagaimana jawaban Polisi?

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono tak menampik hal itu. Menurut Argo, kebijakan itu sudah sesuai aturan. Dengan kata lain, negara memang hanya memberikan porsi dua kali dalam memberikan jatah makan untuk tahanan.

Ya negara itu memberinya terbatas, hanya untuk makan siang dan malam. Paginya snack,” kata dia, Kamis (20/4).

Baca juga : Polisi Tuduh Aksi 313 Sebagai Aksi Pemanasan Untuk Gulingkan Pemerintah

Dalam kesempatan itu, Argo juga mengatakan bahwa untuk Al-Khaththath, pihaknya telah melakukan perpanjangan masa tahanan. “Sementara saksi-saksi sudah ada delapan yang kami periksa, dan ahli ada dua dari ahli pidana dan bahasa,” paparnya.

Saat disinggung apa alasan dari penyidik memperpanjang masa penahanan, menurut Argo hal itu tak bisa diberitahukan ke publik karena memang materi dari pemeriksaan.

Sementara untuk desakan membebaskan para pelaku makar ini, menurut Argo, kepolisian tak bisa diintervensi. Apalagi dalam hal penegakkan hukum. “Ya hukum tidak bisa diintervensi lah ya,” pungkas dia.

Sumber : jawapos.com

Komentar Anda

Most Popular

To Top