All for Joomla All for Webmasters
Nasional

Menanti KPK Ungkap 14 Nama yang Kembalikan Uang Suap e-KTP

baguskali.com

baguskali- Pusat Kajian Anti-Korupsi (Pukat), Fakultas Hukum, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, mendesak KPK membeberkan 14 orang yang telah mengembalikan uang dalam kasus korupsi e-KTP.

“Kami memberikan dukungan penuh kepada KPK untuk menuntaskan kasus mega korupsi KTP-e. Kami meminta KPK untuk membuka nama 14 orang yang telah mengembalikan uang hasil korupsi tersebut, demi tegaknya rasa keadilan dalam kasus tersebut,” kata peneliti Pukat , Hifdzil Alim di Yogyakarta, hari ini.

Kasus e-KTP bergulir di Pengadilan Tipikor dengan hanya menjerat dua mantan pejabat Kemendagri. Dalam persidangan terungkap, sejumlah anggota DPR menerima suap yang jumlah keseluruhan mencapai separuh dari nilai proyek pengadaan e-KTP Rp 5,9 triliun.

Selain anggota DPR, sejumlah partai juga disebut menerima aliran suap dari proyek ini, meskipun KPK kemudian menyatakan, aliran dana ke partai politik, baru sebatas wacana. KPK juga menyatakan, ada sekitar 14 anggota DPR yang mengembalikan uang suap dari proyek ini, tapi tak pernah mengungkapkan siapa 14 anggota DPR yang dimaksud.

Menurut Hifdzil, Pukat meminta KPK transparan menangani kasus ini, salah satunya dengan menyebutkan 14 orang yang telah mengembalikan uang dalam kasus ini.

“Dalam pandangan kami, langkah membeberkan 14 nama yang telah mengembalikan uang korupsi KTP-e, dapat menutup celah bagi upaya pelemahan berkedok revisi undang-undang KPK,” katanya.

Hifdzil mengatakan, jika upaya DPR merevisi UU KPK dengan mendesain dewan penasehat berhasil dilakukan, maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi revisi lebih luas lagi.

“Kami menolak revisi UU KPK, serta segala upaya yang bertujuan melemahkan KPK dalam upaya pemberantasan korupsi,” tandas Hifdzil. (rimanews.com)

Komentar Anda

Most Popular

To Top